Selaim bertemu Kakek Kopasus, sebenarnya aku bertemu satu kakek-kakek lagi di puskesmas saat itu.
Kakek misterius. Mengapa? Karena dia datang tanpa identitas.
Perawakan yang tinggi kurus, dibalut baju kaos, celana pendek, sepatu jogging, khas orang yang baru lari pagi itu datang sendiri ke puskesmas.
Tanpa BPJS, tanpa KTP, samar-samar kudengar, saat menyebutkan alamat tinggalnya kepada resepsionis, ia agak kebingungan.
Salut aku kepada para petugas disini, yang begitu sabarnya menghadapi kakek misterius ini.
Atau mungkin bukan misterius, tapi misery lebih cocok bagi kakek ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar