Mempersiapkan Materi
Untuk mempermudah
para da’i berdakwah, kami ingin berbagi
ilmu kami dalam menyiapkan sebuah ceramah atau pidato, diantaranya :
1.
Menentukan Topik
Dalam menyiapkan materi tentu saja memerlukan topik (pokok bahasan) dan
tujuan. Ada beberapa hal yang bisa kita jadikan sebagai topik, yaitu:
a.
Pengalaman pribadi
b.
Hobi dan keterampilan
c.
Pengalaman pekerjaan atau profesi
d.
Pelajaran sekolah atau kuliah
e.
Pendapat pribadi
f.
Peristiwa hangat dan perbincangan publik
g.
Masalah abadi : agama, pendidikan, persoalan
masyarakat, dan problem pribadi
h.
Kilasan biografi orang-orang terkenal
i.
Kejadian khusus
j.
Minat khalayak
Selain dari sumber topik, materi juga memelukan kriteria topik yang baik,
diantaranya
a.
Topik yang sesuai dengan latar belakang
pengetahuan anda
b.
Topik harus menarik minat anda
c.
Topik harus menarik minat audience
d.
Topik harus sesuai dengan pengetahuan audience
e.
Topik harus terang ruang lingkup dan pembatasaanya
f.
Topik harus sesuai dengan waktu dan situasi
g.
Topik harus ditunjang dengan bahan yang lain
2.
Membuat Kerangka Isi
Sederhananya kerangka isi itu terdiri dari 3 bagian yaitu pembukaan, isi,
penutup.
Pertama mengenai pembukaan, ada beberapa cara bagi kita untuk memulai
sebuah tausiah, diantaranya.
a.
Langsung menyebutkan pokok persoalan
b.
Melukiskan latar belakang masalah
c.
Menghubungkan dengan peristiwa mutakhir atau
kejadian yang menjadi pusat perhatian audience
d.
Menghubungkan dengan peristiwa yang sedang
diperingati
e.
Menghubungkan dengan tempat
f.
Menghubungkan dengan suasana emosi yang tengah
meliputi audience
g.
Menghubungkan dengan kejadian sejarah yang terjadi
di masa lalu
h.
Menghubungkan dengan kepentingan vital audience
i.
Memberian pujian pada audience atas prestasi
mereka
j.
Memulai dengan pernyataan yang mengejutkan
k.
Mengajukan pertanyaan provokatif atau serentetan
pertanyaan
l.
Menyatakan kutipan
m.
Menceritakan pengalaman pribadi
n.
Mengisahkan cerita faktual, fiktif, atau situasi
hipotetis
o.
Menyatakan teori atau prinsip-prinsip yang diakui
kebenarannya
p.
Membuat humor
Huh.. banyak juga yah, tapi tentu saja kita cukup memilih salah satu saja. Hehe
Diambil dari buku “Menjadi Dai yang Dicintai” karya N. Faqih Syarif H
beri contoh min, biar gereget :)
BalasHapus