Rabu, 26 Juli 2023

Merasa suci

Perasaan suci, suatu rasa saat yang timbul saat kita sudah melakukan ta'lim, atau mendengar atau melihat pengajian, lalu kita berada di kondisi lingkungan biasa, lingkunagn umum, dunia nyata, tempat dimana kejahatan-kejahatan yang terlihat kecil dibiarkan, keburukan-keburukan yang terkesan sepele diabaikan. 

Sedangkan kita saat itu baru saja mendapat siraman rohani, baru selesai menyucikan diri, membersihkan jiwa, lalu dihadapkan dengan kenyataan dunia yang beragam, kemudian timbullah perasaan soal kita ini setetes embun di tengah kubangan lumpur. 

Perasaan bersih dan yang lain kotor, ini kadang mengakibatkan berhentinya komunikasi. Karena kita tak ingin terkontaminasi dengan kekotoran ucapan mereka. 

Begitulah kiranya gambaran, saat aku merasa suci, apakah ini baik, jelas tidak, bahkan membahayakan. 

Hal ini terjadi saat kita memandang dunia dari kacamata negatifnya saja. Hanya terfokus saat orang-orang melakukan kesalahan atau keburukan. 

Seolah hanya mata kiri yang terbuka. Dan kita menjadi antipati kepada yang lain, yang menurut kita salah. 

Saat hati enggan, pikiran negatif, dan ucapan tertahan, ini jelas tak baik bagi seorang muslim, saat diperintah untuk mensyiarkan islam kemana-mana. 

Lalu, apakah mendengarkan pengajian itu buruk?, bukan begitu juga. Ayat Al-quran dan Hadits yang disampaikan jelas suci, karena memang bersumbur dari yang Maha Suci. 

Tapi kehidupan nyata di dunia memang tak sempurna, begitulah adanya. Nah tugas kitalah untuk menyambungkan keduanya, dengan kesadaran, ke ikhlasan hati, pikiran positif, ilmu yang haq, dan kebijaksanaan.  Wallahu alam. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saksi